Kamis, 23 Mei 2013

Tymelyne Out Day @Locomarket dan Indonesia Hijabfest 2013

Alhamdulillah, tahun 2013 ini Tymelyne makin sering berkesempatan untuk ikutan bazaar. Sebenarnya ini bukan bazaar pertama Tymelyne, lebih tepatnya ke 3 dan 4. Tapi ini bazaar pertama di event yang cukup besar, keluar kota pula, sungguh hanya rasa syukur yang terucap;)
Bazaar di Locomarket yang diselenggarakan Hijabee Surabaya, memang sudah jauh hari masuk dalam perencanaan. Beneran lho, kalo ikutan bazaar gini persiapan harus matang. Meskipun kali ini persiapan sudah cukup matang karena kami sudah punya banner, peralatan memajang, dll, tetep aja pas detik-detik terakhir masih cukup ribet.
Sekitar 10 hari sebelum Locomarket, tiba-tiba ada kabar kalau di tanggal yang sama ada Indonesia Hijabfest Surabaya di tempat yang lebih representatif. Waahhh, mupeng banget pengen ikutan karena skala dari hijabfest ini lebih besar, jadi target market juga lebih luas. Cari2 informasi, ternyata harga sewa standnya lumayan mahal. Setidaknya kami harus mencari partner yang bisa diajak join stand. Dengan waktu yang mepet, dan pertimbangan laen seperti penjaga stand, stok barang, akhirnya dengan berat hati kami memutuskan konsentrasi pada Locomarket saja. 
Nggak disangka-sangka, sehari sebelum pelaksanaan Hijabfest, seorang teman menghubungi untuk join stand dan free.... waaaaa, alhamdulillah... kesampaian juga ikut Hijabfest. Akhirnya, sore sepulang kerja, kami berburu perlengkapan pameran Hijabfest, karena stok perlengkapan yang laen sudah dikirim ke area Locomarket. Alhamdulillah, semua perlengkapan bisa terpenuhi hari itu juga... yeayyy, lets go the show!

Tymelyne on Hijabee's Locomarket 2, Balai Pemuda Surabaya, 3-4 Mei 2013
 
welcome to our booth


our chic collection :)

suasana Locomarket

Suasana Locomarket

alhamdulillah ramee


tim sukses bazaar, tengkyuuu evryone!

Tymelyne on Indonesia Hijabfest 2013, Grand City Surabaya, 2-5 Mei 2013
 
Meskipun cuma join booth dengan Hijabers Gresik, dan barang kita cuma nyempil disudut doang, tetep disempetin foto ;D Hopefully next year have our own booth, amin! 

Suasana Hijabfest

Join booth with Hijabers Gresik. (ps, i wear our glam desain, minat pm ya! hahaha)

Rabu, 22 Mei 2013

Nuansa Tempo Dulu @Toko Oen, Malang

Mumpung ada agenda jalan-jalan ke Malang, saya segera browsing aneka kuliner kota Malang. Mungkin karena pengaruh udaranya yang dingin, banyak sekali kuliner lezat di kota Malang. Kebanyakan jenis kulinernya memang berfungsi sebagai penghangat badan, seperti STMJ, bakso, susu murni, jagung bakar, roti bakar. Pilihan kuliner kali ini jatuh ke Toko Oen Malang. Sebenarnya bukan karena apa sih milih kuliner disini, hanya semata karena saya dan pak bos buta jalan daerah Malang, dan Toko Oen ini kalo di google maps, letaknya persis di jalan utama dan dekat alun-alun :D
Toko Oen ini terletak di jalan Basuki Rahmat no 5 Malang, persis di belokan depan Sarinah dekat alun-alun kota Malang. Kalau dilihat dari papan yang tertera, Toko Oen ini sudah berdiri sejak tahun 1930. Nggak heran, banyak bule terutama Belanda yang bernostalgia datang ke toko ini. 


Interior dan eksterior toko masih bernuansa jaman Belanda, mulai aneka foto-foto jadul, kursi, meja, peralatan makan, bahkan pramusajinya pun memakai seragam tempo dulu. Yang terkenal di Toko Oen ini tentu saja ice cream dan aneka roti dengan resep tempo dulu. Ada ice cream tutti fruti cassata,  peach melba, banana split, dll. Rasa es krimdisini berbeda dengan es krim jaman sekarang. Teksturnya lebih kasar, lebih sedikit rasa susunya jadi ngga eneg, ngga terlalu manis, dan dijamin tanpa pengawet :) Yang nggak kalah lezatto adalah roti-rotinya, haruuumm, empuk dan banyak pilihan rasanya.

etalase roti-roti tempo dulu yang supeerrr yummy

suasana dalam toko

Bule sedang bernostalgia
Kalo lagi laper dan pengen makan berat, di Toko Oen juga ada steak, burger, chinese food dan masakan lainnya. Primadonanya adalah Oxtongue Steak alias steak lidah. Tapi entah kenapa, saya merasa kurang lezat, mungkin karena agak minim bumbu ya hehehe.... Yang menurut saya enak adalah cheeseburgernya. Burgernya dibuat sendiri dari daging asli, tebal dan empuk. Dilengkapi keju yang banyak dan sayuran segar, rotinya pun buatan sendiri, mantap!
Steak Lidah

Cheeseburger
Memang sih harganya sedikit mahal, eskrim mulai 20.000 - 35.000, steak 45.000, burger 25.000, tapi worth it lah sama pengalaman nostagia jaman Belanda. Suasana cozy bener-bener terasa meski letaknya di pinggir jalan raya. Yuk yang mau ke Malang, mampir ya!

Minggu, 19 Mei 2013

Meet Irna Dewi (hijabers blogger)

Semenjak dunia fashion muslimah berkembang pesat dan saya mulai membuka Tymelyne, hampir tiap hari kerjaan saya mantengin blogger-blogger milik para hijabers. Tujuan utama, tentu saja mengikuti tren fashion hijab dan cari inspirasi untuk desain Tymelyne ;)
Salah satu fashion hijab blog yang saya sukai adalah Irna Dewi. Selain memang cantik banget, gaya mix match busananya sederhana dan bisa dicontek untuk dipake sehari-hari. Beberapa waktu lalu, akhirnya butik Moshaict buka di Surabaya. Yeayy, ga perlu harus ke Jakarta untuk cari referensi fashion hijab. Kebetulan pula, Irna Dewi ini PR nya Moshaict, jadi ostosmastis dia datang ketika grand opening butik. 
Karena penasaran apakah si Irna Dewi memang secantik di blognya, saya niat datang ke grand openingnya Moshaict. Subhanallah, ketika pertama ketemu, memang asli cantiiikkkk.... cantiknya orang Indonesia asli, bukan yang kebule-bulean. Pintar pula dalam memandu acara tutorial hijab, santai, bercandanya ga garing dan ramah bangettt... Semoga tetep istiqomah dalam mensyiarkan hijabnya ya, nice to meet you!

Irna Dewi memandu tutorial hijab



Minggu, 18 November 2012

Mencari Rejeki Nomplok di Pantai Depok

Awal November ini, saya dan suami menghabiskan wikend bersama keluarga besar BTN Syariah di Yogyakarta. Salah satu objek wisata yang kami kunjungi adalah pantai Depok. Sebenarnya saya cukup kecewa, kenapa sih harus kesitu, bukannya ke jajaran pantai di daerah Wonosari, Gunung Kidul yang indah menawan itu? Tapi karena cuma nunut, akhirnya ya manut :)   
Pantai Depok ini terletak satu garis pantai dengan pantai Parangtritis. Sebelum gerbang masuk ke Parangtritis, kita harus belok ke kanan untuk menuju pantai Depok. Karakteristik pantainya pun sama dengan Parangtritis. Garis pantai yang panjang, pasir hitam, ombak yang cukup besar.

ombaknya besar banget
Bedanya, pantai Depok merupakan tempat nelayan melabuhkan hasil tangkapannya dan ada pasar pelelangan ikan. Beberapa menit sekali, ada perahu nelayan yang berlabuh dan uniknya ada sekelompok petugas yang berkoordinasi untuk menarik perahu sampai ke daratan. Ada yang bertugas memasang tali, memasang roda, mengomando, dll. Uniknya lagi, hasil tangkapan nelayan yang masih fresh di atas perahu itu sudah ditimbang dan dibungkus kresek :D

Nelayan bahu membahu menarik perahu

Leyeh-leyeh sambil menikmati jagung bakar
Selain berbelanja hasil laut, hal lain yang bisa dinikmati di pantai Depok adalah duduk menikmati semilir angin pantai sambil makan jagung bakar. Untuk anak-anak bisa bermain ATV atau layang-layang karena anginnya cukup kencang. 
Mr and Mrs Adhe Praja, dengan baju sarimbit :D
Suddenly, seorang teman kantor suami yang juga model sukarelawan tymelyne minta foto bareng saya. Wadawwww, terlihat benar kan mana yang tumbuh keatas, mana yang tumbuh kesamping :D


With Rosi
Foto dibawah sebenarnya salah fokus, tapi saya suka dengan efek dramatisnya, baju saya yang melambai-lambai untuk mengimbangi debur ombak yang menghempaskan perahu sang nelayan #halahhh



Rabu, 31 Oktober 2012

Setahun bersama Tymelyne, Suka Duka

Menjalankan sebuah usaha, pasti ada suka dan dukanya. Dan suka duka jualan baju jauh lebih kompleks daripada jualan bros. Ditambah lagi saya harus bisa menyeimbangkan diri dengan partner in crime yang untungnya punya banyak pemikiran yang sama dengan saya.

Dukanya....
Salah satu yang bikin sebel itu pembeli yang cerewet, booked ini itu, setelah ditunggu lama ternyata nggak transfer2 :(( Hati sudah berbunga-bunga karena produk laku dan ditulis booked ke  pembeli lainnya, ternyata malah jadi persediaan.. Dulu sebelum punya online shop, nggak kebayang kalo pembeli itu ternyata amat sangat banyak variasinya, mulai yang sok kenal, minta diskon super banyak, nanya banyak tapi ga jadi, minta disimpenin barang tapi transfernya tunggu gajian, de el el... Saya menganggap semua pembeli itu seperti saya yang segera transfer ketika uda booked barang, karena tau kalau duit itu bakal mau diputer lagi sama penjualnya ;) Tapi jangan khawatir, banyak juga kok yg transfernya cepet, dan bilang terima kasih jika barang nya uda sampe.
Sebel kedua adalah ketika memandangi persediaan yang segunung. Biasanya ini akibat dari penjualnya yang kulakan super kalap tapi males ngga sempat moto dan apload barangnya hahahaha.... Bisa juga persediaan ini adalah sisa serian barang yang teman-temannya sudah terjual. Kerjaan saya seringnya ngeliatin sambil mikir mau diapain, dan biasanya malah dipake sendiri hahahaha
Tetapi, duka yang paling mendalam adalah ketika saya harus menghandle semuanya sendirian. Sebenarnya nggak tepat juga kalo disebut duka, karena sendiri itu ketika partner in crime saya sedang bed rest karena hamil dan melahirkan. Sedihnya lagi model privat kami juga sedang super sibuk dengan kegiatan kampusnya. Jadinya, beberapa bulan ini judulnya 'all by myself'. Akhirnya ya foto seadanya, upload semaunya, online sesukanya hehehe Dan saya sadar, perubahan ini tak hanya untuk sekejap saja. Saya harus sedia stok semangat yang banyak untuk tetap meluruskan jalan Tymelyne ;)

Sukanya....
Saya jadi punya banyak bangeeettt teman. Mulai dari pembeli sejagat raya, sesama online shop, mbak tempat kulakan, para pedagang kain,temannya teman, sodaranya teman, temannya sodara, de el el ;) Yang dibicarakan ga melulu soal order aja, kadang-kadang ngobrolin status BB masing-masing, sharing pengalaman berdagang,saling kasih info kalau ada pembeli atau penjual yang berniat menipu, yang paling sering sih dimintai saran padu padan busana :D Paling senang ketika teman lama yang selama ini cuma jadi silentlist tiba-tiba nongol, dari sekedar bertanya tentang dagangan, trus nanyain kabar, kadang berlanjut dengan ajakan ketemuan, how nice! ;)
Be a trendsetter ;p Ya dong, jualan apapun harus terus update trend terbaru. Alhamdulilah, para desainer muslimah yang tidak saya kenal itu hampir semua suka ngeblog, jadinya tau desain terbaru mereka seperti apa. Tiap hari kerjaanya browsing, blogwalking untuk cari desain yang baru, dan ini pekerjaan yang amat saya suka hahaha.... Ostosmastis, ngeliatin baju tiap hari bikin mupeng kan? Nah, keuntungan lain yang saya dapet, saya bisa mendapat barang impian dan tetep modis dengan harga super murah, karena belinya grosiran ngikut Tymelyne hihihihi.... Sampai teman kantor sering protes, karena katanya sih yang bagus-bagus udah dipilih sama penjualnya duluan :D padahal barang sejenis dengan yang saya pakai juga saya jual lho, kalo sudah gini, berarti tergantung siapa yang make kan? hehehehe.....
Jadi banyak ngemall dan belanja, hohohoho.... Eits, tapi jangan salah, kalo dulu ngemall nya window shopping dan hasil akhirnya menumpuk di lemari saya, sekarang jadinya nyari bahan kain dan barang baru untuk Tymelyne. Walhasil, dompet amaaaannnn! :D
Yang paling bikin suka, adalah menghitung laba penjualan hehehe.... Alhamdulillah, meski sampai sekarang belom menikmati hasilnya secara langsung, karena masih diputar untuk jualan lagi, tapi seneng banget rasanya begitu cek rekening ternyata saldonya sudah bertambah ;)

Mempunyai usaha sendiri menurut saya kita harus menyukai apa yang kita usahakan, karena dengan menyukai maka duka bisa menjadi suka ;)